Pelantikan Rektor dan Pejabat Baru Institut Bahri Asyiq Resmi Digelar

Bangkalan — Institut Bahri Asyiq (INSTIBA) Galis Bangkalan menggelar prosesi Pelantikan Rektor, Senat, dan Pengukuhan Pejabat Struktural pada Ahad, 16 November 2025, bertempat di Aula Buya Muhlis Bahri lantai 2. Acara berlangsung khidmat dan teratur, diawali dengan pembacaan Surah Al-Fatihah, sholawat, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars INSTIBA sebagai bentuk penghormatan dan wujud semangat kebangsaan.

Pada kesempatan tersebut, Muksin, S.Sos.I., M.Pd.I. resmi dilantik sebagai Rektor INSTIBA oleh Ketua Yayasan Pendidikan Islam Al-Ibrohimy Galis Bangkalan. Selain itu, Ketua Senat Gus Ibrohim Muchlis, M.Ag., bersama para anggota—Rokib, S.Ag., M.Pd.I., Safi’i, S.HI., M.H., dan Idris Afandi, M.Psi.—juga dikukuhkan sebagai unsur pimpinan akademik institut.

Pelantikan ini sekaligus meresmikan struktur kepemimpinan baru di lingkungan INSTIBA, yang meliputi jajaran rektorat, fakultas, program studi, hingga unit-unit kelembagaan. Pada tingkat rektorat, jabatan Wakil Rektor I Bidang Akademik dipercayakan kepada Abu Siri, S.Pd., M.A.P., Wakil Rektor II Bidang Keuangan dan Sarpras dijabat oleh Moh. Jamaluddin Imron, M.Pd., serta Wakil Rektor III Bidang Kerja Sama dan Kemahasiswaan diemban oleh Zainun Nashihin, S.Pd.I., M.Pd.I.

Di tingkat fakultas, Dr. Mo’tasim, M.Pd.I. ditetapkan sebagai Dekan Fakultas Tarbiyah, sementara Fakultas Syari’ah dan Dakwah dipimpin oleh Fatimah Al Zahroh, M.Ag. Struktur akademik turut dilengkapi dengan pelantikan ketua dan sekretaris program studi serta kepala berbagai unit kelembagaan, termasuk LPM, LPPM, administrasi, perpustakaan, dan layanan usaha.

Sambutan Rektor: Kolaborasi sebagai Fondasi Transformasi

Dalam sambutannya, Rektor INSTIBA Muksin, S.Sos.I., M.Pd.I. menegaskan bahwa transformasi INSTIBA dari perguruan tinggi keagamaan menjadi institut merupakan langkah besar yang memerlukan komitmen kuat dari seluruh unsur kelembagaan.

“Ibarat pohon yang tumbuh tinggi, semakin besar peran institusi maka semakin kuat pula tantangan yang menerjang. Karena itu, seluruh pejabat struktural perlu bergerak serempak, saling menguatkan, dan menjaga integritas. Dengan semangat kolaboratif, kami bertekad memperluas jejaring kelembagaan dan menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat serta kemajuan pendidikan Islam di Indonesia,” ujarnya.

Sambutan Ketua Yayasan: Amanah, Integritas, dan Etika Kepemimpinan

Ketua Yayasan Pendidikan Islam Al-Ibrohimy Galis Bangkalan, K.H. Moh. Musleh Bahri, S.H., M.H., memberikan sambutan yang substansial dengan menekankan pentingnya amanah, etika kepemimpinan, dan integritas pejabat struktural dalam menjalankan roda institusi.

Beliau menegaskan bahwa jabatan yang diemban bukan sekadar kedudukan administratif, melainkan amanah yang membutuhkan tanggung jawab moral dan spiritual.

“Kita semua harus memahami bahwa jabatan ini bukan hanya kepercayaan manusia, tetapi juga pertanggungjawaban kepada Allah. Maka bekerja dengan penuh dedikasi, kejujuran, dan ketulusan menjadi syarat utama untuk membawa institut ini menuju kemajuan,” tegasnya.

Ketua Yayasan juga menyoroti kewajiban seluruh pejabat untuk menjaga marwah akademik melalui profesionalisme, transparansi, dan kinerja yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“INSTIBA bukan hanya tempat belajar, melainkan rumah peradaban. Tugas kita adalah memastikan rumah ini berdiri kokoh dengan fondasi integritas, kerja keras, dan pelayanan yang bermutu. Mari kita laksanakan amanah ini dengan hati yang bersih dan komitmen tinggi,” lanjutnya.

Beliau menambahkan bahwa keberhasilan institusi tidak dapat dicapai oleh satu pihak saja. Oleh karena itu, diperlukan sinergi kuat antara yayasan, rektorat, fakultas, dan seluruh unit pendukung.

“Kesuksesan adalah kerja kolektif. Kita harus bergerak bersama, saling melengkapi, dan saling menguatkan. Dengan persatuan, kita dapat menghadapi tantangan globalisasi pendidikan dengan percaya diri,” tutupnya.

INSTIBA Mantapkan Arah Baru Penguatan Tata Kelola

Pelantikan ini menjadi momen strategis bagi INSTIBA Galis Bangkalan untuk memperkuat tata kelola institusi dan meningkatkan mutu layanan akademik. Dengan terbentuknya kepemimpinan baru, INSTIBA menegaskan kesiapan untuk melangkah lebih progresif, adaptif, dan kompetitif di tengah dinamika pendidikan tinggi yang terus berkembang.